5 Cara Setting Channel YouTube Agar Banyak Yang Nonton dan Menghasilkan

Saat ini YouTube tak sekedar menjadi ajang untuk menampilkan diri saja, tapi juga YouTube bisa dapatkan uang. Jika ingin berpenghasilan banyak maka harus bisa menjaring penonton dan subscriber YouTube. Adapun cara setting channel YouTube agar banyak yang nonton tentunya bisa dilakukan secara mudah dengan memperhatikan beberapa aspek. Dengan memaksimalkan langkahnya maka channel YouTube akan semakin digemari.

1. Lakukan Optimalisasi Agar Konten Menarik

Untuk bisa menjaring penonton, maka hal awal yang perlu dioptimalisasi yaitu dengan adanya pembuatan kontennya. Buatlah konten yang menarik, bisa dengan memaksimalkan dalam membuat judul. Jadi penonton akan semakin tertarik setelah melihat judul konten yang ada tersebut.

Adapun judul yang menarik dan isi kontennya yang berkualitas bisa mengundang banyak penonton. Bahkan tak hanya sekedar menonton saja tapi juga memberikan like, komen hingga subscriber yang bertambah. Konten ini juga bisa dibuat secara berseri agar mengajak penonton untuk penasaran kepada episode selanjutnya.

2. Menuliskan Video Deskripsi Secara Tepat

Pada saat akan mengunggah konten ke YouTube maka ada pilihan untuk menjelaskan video deskripsi. Optimalkan deskripsi secara tepat dengan memasukkan kata kunci relevan juga disesuaikan dengan isi video. Membuat pembukaan deskripsi dengan cara yang menarik agar bisa terbaca juga oleh algoritma YouTube.

Caranya dengan membuat deskripsi sekitar 150 kata saja yang kemudian dibuat agar penonton paham apa deskripsinya. Pada saat pembuatan deskripsi ini jangan lupa pula untuk memasukkan kata kunci agar bisa terlacak di mesin pencari. Dengan cara ini maka channel YouTube lebih sering muncul saat orang memasukkan kata kunci tertentu.

3. Optimalisasi MVC

Cara setting channel YouTube agar banyak yang nonton coba dengan setting MCVnya. Apa itu? MCV adalah main keyword, variation dan category. Dimana sebuah konten harus mengandung tag main keyword yang diletakkan pertama. Kemudian diikuti dengan variasi tag yang sekunder atau disebut dengan LSI keyword. Paling akhir yaitu memasukkan kategori secara jelas dan sesuai dengan yang ada tersebut.

Adapun MVC ini dianggap efektif sebagai tag yang nantinya bisa memberikan gambaran jelas tentang video. Dimana video yang diunggah ini bisa lebih menarik dan terbaca di mesin pencari untuk ditonton. Jadi pahami kata kunci apa saja yang mampu untuk dijelaskan di deskripsi video yang terunggah ke YouTube tersebut.

4. Memakai Custom Thumbnail

Pada saat ingin optimalisasi keyword di YouTube dan juga konten bisa terdeteksi mesin pencari. Maka cobalah untuk memakai fitur custom thumbnail yang dianggap efektif. Untuk bisa memaksimalkan custom thumbnail ini maka bisa dengan memperhatikan detail pentingnya.

Ketika pakai custom thumbnail pastikan bisa pas dengan konten video. Kemudian membuat thumbnail yang unik serta warna tampak dominan. Misalnya saja hijau, biru, orange  atau merah. Kemudian masukkan judul via thumbnail. Untuk bisa hasilkan thumbnail secara mudah maka bisa menggunakan aplikasi desain seperti canva.

5. Setting Playlist

Ketika sering mengunggah video melalui YouTube maka buatlah playlist dengan tampilan secara horizontal agar tampak menawan. Dimana hal ini juga terkait dengan thumbnail yang dibuat tampak lebih jelas juga menarik. Jadi penonton juga bisa melihat judul secara mudah ketika memiliki playlist yang rapi juga jelas untuk dilihat. Memudahkan penonton juga untuk mencari kategori tertentu yang sedang dibutuhkan.

Dengan cara setting channel YouTube agar banyak yang nonton. Juga memperhatikan langkah-langkah yang bisa dilakukan, selanjutnya bisa disesuaikan secara tepat. Tentunya dalam hal ini video akan semakin menarik dan menjangkau banyak penonton secara luas dan viewers meningkat.

https://ctdip-uat.who.int/ Kunjungi Link Nonton Film gartis INDOXXI, tersedia movie terbaru dunia21 lk21, ganool yang bisa anda totonton secara gratis.